Bupati Lamtim: Pemahaman Arsitektur APBD Jadi Kunci Pembangunan Efektif



Lampung Timur — Kliklampung.com 

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mendorong organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk memahami struktur dan mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) guna memastikan pembangunan berjalan lebih tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan diskusi santai bertajuk “Kongkow Bareng” bersama ormas, LSM, dan berbagai asosiasi yang digelar di aula rumah dinas bupati, Rabu (22/4/2026), dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-27 Kabupaten Lampung Timur.

Menurut Ela, pemahaman terhadap APBD tidak hanya penting bagi pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat, khususnya ormas sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Dengan memahami alur perencanaan hingga penganggaran, ormas diharapkan mampu berperan aktif dalam mengawal kebijakan publik.

“Ke depan, kita harus berjalan secara berkelanjutan untuk memahami arsitektur APBD, baik secara horizontal maupun vertikal, agar pembangunan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menilai, keterlibatan ormas yang memiliki literasi anggaran akan memperkuat transparansi serta mendorong akuntabilitas pemerintah daerah. Selain itu, hal tersebut juga dapat meminimalisir kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait program pembangunan.

Dalam suasana santai namun produktif, forum kongkow bareng ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat sipil. Sejumlah perwakilan ormas dan LSM tampak aktif menyampaikan pandangan, kritik, serta masukan terhadap berbagai program pembangunan.

Ela juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik selama disampaikan secara konstruktif dan berbasis data.

“Kami siap dikritik selama tujuannya untuk membangun Lampung Timur yang lebih baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan rencana untuk menggelar forum serupa secara rutin setiap tiga bulan sekali sebagai upaya menjaga kesinambungan komunikasi dan memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Selain mendorong pemahaman APBD, Ela juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan berbagai persoalan di lapangan, seperti kerusakan infrastruktur, melalui berbagai kanal, termasuk media sosial. Namun, ia mengingatkan agar informasi yang disampaikan tetap akurat dan tidak mengandung unsur hoaks.

“Silakan laporkan dan beri masukan, pasti akan kami serap. Tapi jangan mengejar konten dengan menyebarkan hoaks,” tandasnya.

Di akhir kegiatan, Ela menekankan pentingnya semangat gotong royong serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Bumi Tuah Bepadan.

0 Komentar