Waspada, aplikasi palsu Clubhouse versi Android, bisa menyedot data Anda
KONTAN.CO.ID - JAKARTA.

Popularitas Clubhouse melambung. Media sosial ini menjadi pembicaraan netizen. Menariknya, jika ingin masuk ke Clubhouse hanya lewat undangan. Persis seperti Google Mail di masa lalu. Dan Clubhouse baru berlaku untuk para pengguna Apple. Fenomena Clubhouse ini menjadi perhatian Kaspersky. Perusahaan keamanan siber ini, ada dua hal yang harus diwaspadai.

Pertama, the sale of invites

(penjualan undangan) dan aplikasi palsu.

Kedua,

skenario disatukan oleh satu hal, yaitu keinginan mengeksploitasi minat para pengguna di platform sosial. Skenario pertama adalah monetisasi dalam skala kecil. Namun, skenario kedua jauh lebih serius. Para pelaku kejahatan siber dapat mendistribusikan kode berbahaya dengan menyamar sebagai perangkat lunak populer. Misalnya, versi palsu Clubhouse untuk Android.

Aplikasi palsu berbahaya ini kemudian dapat melakukan persis seperti yang Anda izinkan dalam pengaturan keamanan Android Anda. Seperti untuk memperoleh titik lokasi perangkat , merekam audio dan video, mendapatkan akses ke

messenger

dan lannya. Beberapa trik yang tidak biasa juga memungkinkan terjadi. Misalnya, jika para pelaku kejahatan siber mengimplementasikan kapasitas untuk merekam audio, dan fungsi ini diizinkan pada perangkat, mereka akan dapat menggunakan rekaman berkualitas tinggi untuk melatih algoritme mesin mereka, untuk membuat deep fake yang lebih canggih. “Cara terbaik menjaga keamanan adalah dengan selalu waspada dengan apa yang diunduh. Dan menjaga pengaturan keamanan secara tepat pada ponsel cerdas Anda,” ujar Denis Legezo, pakar keamanan di Kaspersky, dalam rilis ke Kontan.co.id, Minggu (21/2)

Editor: Ahmad Febrian