Terekam CCTV, 2 Motor Beat di Kedai Soto Ayam Lamongan Kedamaian Raib
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Disatroni kawanan pencuri, dua sepeda motor milik Rumah Makan Soto Ayam Lamongan 69 Cak Tris dibawa kabur.

Peristiwa curanmor ini terjadi di kedai Soto Ayam Lamongan, Jalan Way Sabu, Kelurahan Tanjungraya, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Sabtu (16/1/2021) dini hari.

Aksi curanmor ini terekam kamera pengintai (CCTV).

Dari pantauan rekaman CCTV, sekira pukul 03.40 WIB seorang pria berjaket hitam dan bercelana pendek hitam merusak pagar rumah makan Soto Lamongan.

Setelah berhasil membuka pintu pagar, pria tersebut langsung menghampiri sepeda motor Honda Beat warna merah putih.

Pelaku langsung mengeluarkan kunci T untuk merusak sepeda motor dan langsung membawanya ke luar pagar.

Sementara satu rekannya menunggu di depan pagar untuk melihat situasi sekitar.

Tak cukup sampai di situ, pelaku kembali masuk dan menggasak sepeda motor Honda Beat warna hitam.

Berhasil membawa dua motor, pelaku langsung pergi.

Pegawai Soto Lamongan Wardoyo mengatakan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik rumah makan.

"Itu bos saya bangun duluan, lihat gerbang kok sudah terbuka. Terus lihat motor sudah gak ada," ungkapnya, Minggu (17/1/2021).

Bosnya langsung melakukan pengecekan terhadap pegawainya.

"Lalu bos lihat ke kamar pegawai, dipikir ada yang keluar. Tapi ternyata ada semua orangnya," sebutnya.

Setelah mengecek kamera CCTV, sambung Wardoyo, ternyata dua sepeda motor yang terparkir di rumah makan dibawa kabur pencuri.

"Pelaku ini ada empat orang. Yang ngambil itu satu orang. Satunya nunggu di depan gerbang," ucapnya.

Wardoyo menambahkan, kedua sepeda motor Honda Beat itu milik karyawan dan bosnya.

"Nah, pelaku ini sempat mau ambil motor Kawasaki W175 yang diparkir di depan motor Beat. Tapi gagal soalnya kunci T patah. Jadi cuma ambil yang Beat," bebernya.

Wardoyo mengatakan, peristiwa ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

Sementara Kapolsek Tanjungkarang Timur AKP Dony Arianto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan aksi pencurian tersebut.

"Laporan sudah kami terima, dan segera kami tindak lanjuti," tandasnya.

Terus Terjadi

Pelaku curanmor di Bandar Lampung seakan tidak pernah berhenti beraksi.

Sepanjang 2021 saja, sudah banyak kasus curanmor terjadi di Kota Tapis Berseri.

Salah satunya yang terjadi di Jalan Ki Maja, Way Halim, Bandar Lampung.

Alhasil, satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam bernopol BE 6590 UO milik Sandika Ariansyah raib dibawa kabur pelaku.

Sandika mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Kamis (14/1/2021) sekira pukul 20.30 WIB.

"Kejadian baru semalam. Jam delapan lewat," ujar pria yang bekerja di konter ponsel itu, Jumat (15/1/2021).

Sandika mengungkapkan, saat kejadian ia tengah bekerja di konter ponsel Jalan Ki Maja, Way Halim.


"Posisinya emang lagi hujan gerimis juga. Jalanan sepi," tuturnya.

"Saya juga lagi duduk di bawah etalase. Jadinya gak keliatan motor itu. Lagi ngobrol juga sama adik dan kakak saya," imbuhnya.

Sandika mengaku tak menyadari jika motor miliknya sudah diincar oleh komplotan curanmor.

"Gak ada sama sekali saya ngerasa motor saya itu (bakal) diambil orang. Karena ya biasa-biasa aja kondisinya," terangnya.

Sandika baru sadar motornya raib saat hendak pulang.

"Pas saya mau pulang, tiba-tiba motor itu udah ilang, gak ada lagi," timpalnya.

Sandika menuturkan, di dalam jok motor ada dompet miliknya.

"Isinya KTP, uang tunai, KIS, KIP," tambahnya.

IRT Jadi Korban

Hal sama dialami seorang ibu rumah tangga di Bandar Lampung.

Saat kejadian, korban sedang berbelanja di sebuah ruko di Jalan Pulau Sebesi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Selasa (12/1/2021) sekira pukul 14.50 WIB.

Korbannya Indah Bayurini, warga Griya Sukarame Blok E, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung.

Ia terpaksa kehilangan satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih BE 4699 AA.

Ari, suami korban, menuturkan, saat itu motor korban terparkir di depan ruko.

Berselang 15 menit kemudian, datang dua pria menggunakan satu motor.

Pria tersebut mendekati motor korban.

Hanya dalam hitungan detik, pelaku berhasil membawa kabur motor korban.

Ari menjelaskan, saat itu pelaku menggunakan modus pura-pura mau berteduh.

"Dilihat dari rekaman CCTV, sebelum ngambil mereka sempat kayak mau neduh karena hujan," kata Ari, Rabu (13/1/2021).

Masih kata Ari, salah satu pelaku sempat melongok ke arah dalam toko.

Setelah merasa aman, satu pelaku mengeluarkan kunci T dan merusak kontak motor.

Menurut Ari, pada saat kejadian istrinya sedang membeli barang di toko tersebut.

Sementara di luar toko tidak ada tukang parkir.

"Gak ada yang jaga. Dan memang waktu kejadian sekitar lokasi itu sepi gak ada orang yang lihat," kata Ari.

Korban baru mengetahui motornya hilang setelah warga samping ruko datang menyambangi korban.

Warga tersebut curiga lantaran melihat dua buah helm tergeletak di area parkiran tanpa ada motor.

"Pelakunya dua orang. Kabar-kabarnya sih lari ke arah (Jalan) Soekarno-Hatta," kata Ari.

Ari mengaku sudah membuat laporan ke polisi.

"Begitu tahu motor hilang, istri telepon saya. Setelah itu saya lapor ke polsek," kata Ari.

Sementara itu, Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menyatakan belum mengecek laporan korban.


"Nanti saya cek dulu laporannya," kata Warsito. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)