PT Pusri beri bantuan 3.000 dosis vaksin Sinopharm
Bantuan vaksin ini sebagai bentuk kepedulian Pusri terhadap percepatan penanganan COVID-19 di Lampung khususnya Tulangbawang,

Bandarlampung (ANTARA) - PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) memberikan bantuan sebanyak 3.000 dosis vaksin Sinopharm bagi masyarakat Kabupaten Tulangbang, Provinsi Lampung untuk percepatan penanganan COVID-19.

"Bantuan vaksin ini sebagai bentuk kepedulian Pusri terhadap percepatan penanganan COVID-19 di Lampung khususnya Tulangbawang," kata Vice President Humas PT Pusri Palembang Soerjo Hartono, dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan bantuan ini juga merupakan wujud komitmen Pusri untuk berkontribusi dalam membantu menangani pandemi di daerah-daerah pemasaran Pupuk Sriwidjaja.

Sehingga, lanjut dia, dengan adanya bantuan program corporate social responsibilty (Pusri) ini diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan membantu percepatan capaian target vaksinasi 100 persen di Provinsi Lampung.

"Sekarang ini capaian vaksin COVID-19 Kabupaten Tulangbawang mencapai 50 persen. Jadi dengan adanya CSR, kami harap dapat membantu percepatan vaksinasi di provinsi ini," kata dia lagi.

Soerjo mengatakan bahwa vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar bersama dalam melawan pandemi COVID-19, dan juga untuk melindungi diri sendiri, keluarga serta masyarakat.

"Selama pandemi ini, program CSR Pusri telah menyalurkan ragam bantuan ke masyarakat di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan masyarakat, infrastruktur, keagamaan, pelestarian alam dan sosial kemasyarakatan," kata dia.

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang I Nyoman Jana yang menerima langsung bantuan vaksin COVID-19 merek Sinoprham dari Pusri, mengatakan bahwa pihaknya akan segera melaksanakan vaksinasi secara serentak di puskesmas.

"Kami akan segera suntikkan vaksin COVID-19 ini dengan target sasaran vaksin yaitu 500 orang penduduk di Menggala dan 1.000 orang penduduk di Tulangbawang," kata dia pula.

Pewarta : Dian Hadiyatna Editor : Budisantoso Budiman