PENDIDIKAN JARAK JAUH: Belum Semua Perguruan Tinggi di DIY Siap
Ilustrasi wisuda mahasiswa. (Reuters - Fabian Bimmer)

Harianjogja.com, JOGJA--Belum semua perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sudah siap menerapkan pendidikan jarak jauh (PJJ).

Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) Prof. Yudian Wahyudi mengungkapkan masih ada beberapa komponen yang harus disiapkan oleh kampus jika akan menerapkan PJJ. Mulai dari kesiapan jaringan, anggaran, dan semua itu masih banyak yang belum diselesaikan.

"Sementara belum [ada PJJ], rencana akan dibuat, saat ini masih dirancang," kata dia, Senin (10/6/2019).

Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta Prof.Yoyong Arfiadi mengatakan untuk PJJ masih disiapkan. Mulai dari infrastruktur dan bahan ajar dari dosen. "[Teknik] Informartika sudah menyiapkan untuk pelaksanaan PJJ cukup lama. Sekiranya dalam waktu dekat bisa diterapkan," kata dia.

Yoyong menambahkan dengan adanya sejumlah persiapan yang dilakukan, harapannya program PJJ di UAJY bisa diterapkan akhir 2019.

Kepala Layanan Lembaga Pendidikan Tinggi Wilayah V DIY Didi Achjarie mendorong setiap perguruan tinggi di DIY bisa menerapkan PJJ sesuai dengan kesiapan masing-masing.

Beberapa waktu lalu, LL Dikti Wilayah V juga sudah menggelar bimbingan teknis dengan mengundang narasumber dari pusat sekaligus memberikan masukan kepada perguruan tinggi dalam mempersiapkan diri menggelar PJJ di kampus mereka.

"Aturannya [pelaksanaan PJJ] sudah ada. Namun perguruan tinggi perlu menyiapkan dosen dan mahasiswa juga. Karena pola pembelajarannya berbeda, kehadiran fisik berkurang, bisa tidak mereka [mahasiswa] beradaptasi," ungkapnya.