Kronologi Kecelakaan Beruntun di Jalinbar Pesawaran Libatkan Truk Fuso dan 4 Kendaraan Sekaligus
Kronologi Kecelakaan Beruntun di Jalinbar Pesawaran Libatkan Truk Fuso dan 4
Kendaraan Sekaligus

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Kepolisian Resor Pesawaran memaparkan
kronologi kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pesawaran.

Tepatnya di Simpang Kogop, Desa Negri Sakti, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten
Pesawaran, Senin (12/11) pukul 16.00 WIB.

Kepala Polres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro dalam pers rilis humas
Polres Pesawaran, Selasa (13/11) pagi mengungkapkan, kecelakaan melibatkan
lima kendaraan sekaligus.

Yakni dump truk fuso BE 9601 BR, angkot warna hijau BE 1862 RU dan Avanza
hitam BE 174 AL. Serta dua unit sepeda motor, Honda Revo BE 3568 BL dan Honda
Beat BE 3799 OY.

Baca: Maskapai TransNusa Layani Penerbangan Lampung-Majalengka Akhir November
Ini

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun mengakibatkan sejumlah
korban luka-luka," ujarnya.

Berdasar keterangan saksi-saksi, peristiwa tersebut bermula dari Dump Truk
Fuso BE 9601 BR yang dikemudikan Deni Susanto (37).

Warga Kaliawi Bandar Lampung itu melaju ke arah Kabupaten Pringsewu.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) yang kondisi jalannya menikung dan
sedikit menurun, Fuso tersebut lepas kendali.

Lalu kendaraan melaju ke arah lajur kanan yang kemudian menabrak angkot BE
1862 RU yang dikendarai Kaji (35) warga Desa Banjar Negri Kecamatan Way Lima
Kabupaten Pesawaran.

Baca: BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Lampung Selasa 13 November 2018 Akan
Diguyur Hujan

Baca: Raffi Ahmad Kerap Diterpa Isu Selingkuh, Karena Alasan Ini Nagita
Slavina Sangat Percaya Suaminya

Baca: VIDEO CONTENT – 4.938 Peserta Bertarung di PKOR

Angkot mengangkut beberapa penumpang.

Akibatnya empat orang penumpang angkota luka-luka.

Mereka adalah Lusiandri (52) seorang guru warga Tanjungkarang Pusat mengalami
lebam pipi sebelah kanan dan tangan kanannya sakit.

Kemudian Metalusiana (18) seorang pedagang warga Kecamatan Panjang mengalami
luka ringan.

Lalu, Mutia Farida (50) seorang guru warga Bandar Lampung yang juga luka
ringan dan Rifki (13) seorang pelajar warga Bandar Lampung dirawat di RSUDAM
karena patah kaki.

Tidak sampai disitu, dump truk fuso terus melaju sehingga menabrak Honda Beat
BE 3799 OY yang dikendarai ibu rumah tangga, Natia Erawati (37) warga Desa
Tegal Sari, Natar, mengalami nyeri di dada.

Dump truk itu juga menabrak Avanza warna hitam BE 174 AL yang dikemudikan
seorang jurnalis atas nama Reno Dwi Hartono (32) warga Keteguhan, Bandar
Lampung mengalami luka lecet di kening sebelah kiri.

Terakhir kendaraan yang tertabrak oleh truk oleng itu motor Honda Revo BE 3568
BL yang dikendarai Umar Anwar (56) warga Kupang Kota Bandar Lampung. Keempat
kendaraan naas ini melaju dari arah berlawanan dumptruk fuso.

Baca: VIDEO - Warga Dusun Umbul Besar Berharap Pengerasan Jalan Alternatif

Baca: Ditinggal Salat Magrib, Motor Suparman Raib di Parkiran Masjid
Baiturrahman

Baca: Setelah 4 Hari Tayang di Bioskop, Inilah Jumlah Penonton A Man Called
Ahok vs Hanum & Rangga

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PesawaranAKP Ridho Rafika
mengatakan, pihaknya langsung menuju TKP begitu menerima informasi dari
masyarakat.

Kecelakaan beruntun sempat menyebabkan antrian lalu lintas panjang di ruas
jalan negara itu.

Antrian diakibatkan karena pengendara yang melintas banyak yang berhenti dan
ada juga yang melaju pelan hanya karena ingin menonton kendaraan yang terlibat
laka lantas.

Selain mengevakuasi para korban ke tempat pelayanan kesehatan terdekat, polisi
juga disibukkan dengan upaya mengurai kemacetan.


Baru kemudian mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat lakalantas.

Baca: Tak Mau Anaknya Disebut Korban Pencabulan, Keluarga 2 Gadis Belia ke
Polresta Lapor Kasus Penculikan

Baca: Alat Kelamin Pria Ini Dipatuk Ular Piton saat Buang Air Besar, Lukanya
Sampai 15 Jahitan