Kopi Asal Lampung Diminati Mesir Halaman all
KOMPAS.com - Kopi asal Lampung diminati oleh pasar Mesir. Sebanyak 600 metrik ton kopi lampung dieskpor ke Mesir.

"Kita sangat bersyukur karena di tengah pandemi, kita bisa tetap bisa melakukan ekspor," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi dikutip dari Antaranews.com, Senin (13/9/2021).

Didi berharap ekspor komoditi dan produk lain akan terus belanjut untuk kontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

Jenis kopi yang diekspor ke Mesir tersebut merupakan kopi robusta yang tumbuh di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan.

Kopi-kopi tersebut memiliki cita rasa unik yang dipengaruhi oleh cara pengolahannya dan kekhasan iklim daerah.

Adapun dari pihak importir dalam sambutannya menyampaikan bahwa mereka akan meningkatkan impor kopi dari Indonesia sebanyak 6.000 metrik ton tahun depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email

Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Nina Sulistyowati mengatakan ekspor kopi ini ini dilakukan dengan kerja sama dengan petani lokal.

Tujuannya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, mengekspos potensi komoditi Indonesia untuk memenuhi permintaan kopi di luar negeri.

"Ekspor kopi ke Mesir ini merupakan lanjutan dari ekspor kopi yang sudah dimulai pada tahun 2018, berturut turut pada awal 2020 dan sempat terhenti karena pandemi COVID-19," kata dia.

SHUTTERSTOCK/ALEKSEY SERIKOV

Ilustrasi

biji kopi

luwak khas Indonesia.

Potensi transaksi dari ekspor kopi ke Mesir sampai akhir tahun ini mencapai 1,2 juta dollar AS atau setara Rp 17 miliar-an.

Rencananya, ekspor produk kopi tersebut akan berkelanjutan. Sebanyak 200 metrik ton setiap bulannya akan dikirim ke Mesir.

Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf menyatakan bahwa Indonesia menjadi peringkat pertama pengekspor kopi di Mesir dengan presentase 54 persen.

Tantangan Petani Kopi Temanggung untuk Ekspor Biji Kopi

Sejarah Kopi di Gunung Puntang yang Mendunia, Sudah Ada Sejak 1700-an

Apa Itu Kopi Guatemala Antigua?

Lutfi menyebutkan pada masa mendatang Indonesia dapat mengembangkan ekspor- ekspor lainnya ke Mesir dengan produk pertanian lainnya seperti rempah-rempah, potensi perikanan dan hasil laut.

Pada periode Januari – Juli 2021, ekspor kopi Indonesia tercatat senilai 400,96 juta dolar AS dengan pangsa pasar terbesar ke Amerika Serikat (24 persen), Mesir (11 persen), Jepang (9 persen), Malaysia (7 persen) dan Italia (6 persen).

Adapun pada 2020, Indonesia tercatat sebagai pengekspor kopi dunia ke- sembilan, di bawah Brazil, Swiss, Jerman, Kolombia, Vietnam, Italia, Prancis, dan Honduras.