Jelang lebaran Dishub Bandarlamung siapkan 150 personel atur lalu lintas
Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandarlampung menyiapkan sebanyak 150 personel guna melakukan pengaturan arus lalu lintas menjelang Hari Raya dan libur Idul Fitri 1441 H.

"Jadi petugas yang kita siapkan selain mengatur jalan-jalan utama, juga melakukan sosialisasi agar masyarakat menerapkan sosial distancing pagi dan sore hari," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung, Ahmad Husna, di Bandarlampung, Selasa.

Dia mengatakan bahwa untuk permasalahan mudik pihaknya tetap mengikuti aturan dari Pemerintah Pusat namun, Pemkot Bandarlampung dengan Tim Gugus Tugasnya tetap akan melakukan sterilisasi di pintu-pintu masuk perbatasan.

Kemudian, lanjutnya, di enam titik itu petugas akan melakukan pemeriksaan semua kendaraan yang masuk ke kota Bandarlampung jika didapati mereka tidak memiliki surat jalan maka kendaraan tersebut akan diminta putar balik.

Sehingga, masyarakat yang ingin berpergian ke dalam atau luar kota harus memiliki surat jalan dari pimpinan perusahaan dan jika dia Aparatur Sipil Negara (ASN) harus ada surat perintah dari pimpinannya minimal eselon II.

Kemudian, lanjut dia, mereka juga harus melengkapi surat keterangan sehat bebas COVID-19 serta melampirkan alamat tinggal, namun jika orang yang masuk ke sini warga Bandarlampung tetap akan diterima meskipun platnya luar daerah.

"Jadi kita berhentikan mereka sebelum masuk ke Bandarlampung dan meminta kartu identitas bila tidak memiliki surat jalan kita akan putar balik. Kita juga minta semua orang dari luar daerah untuk tetap ikuti protokol kesehatan, kita pun akan tetap memeriksa suhu tubuh mereka," kata dia.

Terkait semakin ramainya kendaraan di jalan-jalan protokol, ia mengatakan bahwa Pemkot Bandarlampung tidak memiliki aturan khusus terkait arus lalu lintas kendaraan dalam kota.

"Pada prinsipnya Kota Bandarlampung tidak ada aturan khusus masih sama seperti yang sebelumnya, yang perlu kita pahami juga kita belum melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sehingga tidak ada pembatasan kendaraan," jelasnya.

Pewarta : Dian Hadiyatna Editor : Samino Nugroho