Cina Menerapkan Penjualan Mobil Online Sejak 3 Tahun Lalu
Terbukti ketika Cina menerapkan kebijakan penguncian wilayah atau lockdown pada Februari 2020, pembelian mobil secara digital menunjukkan tren peningkatan. Volkswagen bahkan mampu menjual 550 unit pada Maret dalam proses yang sepenuhnya digital.

Di sisi lain, minat terhadap ruang pameran mobil virtual juga mengalami peningkatan lantaran memungkinkan pembeli mengunjunginya dari rumah tanpa berisiko terinfeksi corona. Total, terdapat 2,5 juta pelanggan yang datang ke showroom virtual milik Volkwagen dan FAW dalam platform Autohome.

"Kami juga mengamati minat yang semakin besar terhadap kepemilikan mobil, karena banyak orang tidak lagi ingin bergantung pada transportasi umum," tutur Mayer.

Peluncuran mobil virtual turut mengalami peningkatan. Lebih dari 2.000 dealer Volkwagen yang menghadirkan jajaran model melalui live stream, bahkan mampu mencapai ribuan pemirsa. Mayer mengatakan rerata dealer menyajikan pertunjukan baru setiap harinya lewat aplikasi TikTok ataupun Kuaishou.

Fakta lainnya, peluncuran Tayron GTE, sport utility vehicle (SUV) dengan drive hybrid dari Volkswagen dan FAW pada 25 April mampu menembus 11 juta tayangan selama 4 jam. Peluncuran tersebut ditayangkan secara langsung dari Changchun. "Mereka yang ingin ditemukan harus selalu menawarkan sesuatu yang baru,” ucap Mayer.

Mayer berasumsi bahwa digitalisasi bisnis penjualan mobil akan berjalan cepat. Namun, hal itu tidak membuat Volkswagen menetapkan penjualan online sebagai satu-satunya standar murni. Dia percaya masih banyak pelanggan yang berkeinginan untuk bertemu secara pribadi dengan tenaga penjual.

BISNIS