BPKAD Bandar Lampung: Baru Satu Kecamatan Selesaikan LPj Dana Kelurahan
Saibumi.com, Bandar Lampung - Dari 20 kecamatan di Bandar Lampung, baru satu kecamatan yang setor laporan pertanggungjawaban (LPj) dana kelurahan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bandar Lampung, Trisno Andreas, mengungkapkan, sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 yang mengharuskan setiap kelurahan melaporkan hasil pekerjaan setelah mendapatkan dana tahap pertama.

Namun belum banyak lurah yang mengumpulkan LPj tersebut.

"Sudah banyak yang masuk, tapi banyak salah jadi terpaksa kami kembalikan. Sehingga baru satu kecamatan yang fix, yakni Tanjung Karang Barat," kata Trisno, di Mal Pelayanan satu Atap kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Selasa, 16 Juli 2019.

Artinya baru tujuh kelurahan yang mengumpulkan berkas Lpj, di antaranya Kelurahan Gedong Air, Kelapa Tiga Permai, Segala Mider, Sukadanaham, Suka Jawa, Suka Baru dan Kelurahan Susunanbaru.

"Satu kecamatan ini udah clear," terang Trisno.

BPKAD memberikan tengang waktu penyetoran LPj tesebut sampai dengan minggu keempat di bulan Juli.

Ia menilai bahwa masalah penulisan menjadi hambatan pengumpulan Lpj dana kelurahan tahap pertama.

"Kami usahakan mereka mengumpul sampai akhir bulan ini. Setelah saya lihat di pelaksaan itu banyak pergeseran, Itu yang membuat mereka. Misal lokasi A jadi ke B. Ada yang membuat mereka kesulitan," jelas Trisno.

Trisno mengungkapkan, bila perlu nantinya bakal dilakukan bimtek tambahan untuk tahap kedua. Namun dalam hal ini, dirinya akan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah, Badri Tamam terlebih dahulu.

"Kalau itu saya belum bisa mercanakan karena belum melihat dari keseluruhan, ini hanya stimulan aja, dateng salah balikin. Sehingga kalau memang betul diperlukan ya mungkin di situ kita coba mengulang kembali," paparnya.

Trisno mengaku, belum mendapat informasi kapan sekda akan memanggil lurah. Begitu pula para lurah akan diberikan sangsi administrasi terkait dengan keterlambatan mengirimkan Lpj.

"Saya belum dapet informasi itu, kalau kata Pak Sekda hari Jum`at. Besok

saya ada di DPR membahas perubahan," tutupnya. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com: Siska Purnama Sari