Bisa Tak Layani BPJS, 5 Rumah Sakit di Bandar Lampung Harus Urus Perpanjangan Akreditasi
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tim Kendali Mutu Kendali Biaya (TKMKB) Provinsi Lampung mendata ada lima rumah sakit wajib reakreditasi sampai akhir tahun 2019.

Ini dipaparkan Ketua TKMKB dr Asep Sukohar kepada awak media di ruang kerjanya Fakultas Kedokteran (FK) Unila, Rabu (15/5/2019).

Lima RS reakreditasi yaitu RS Immanuel, Rumah Sakit Umum Darah Abdul Moeloek (RSUAM), RS DKT (Detasemen Kesehatan Tentara), RS Bumi Waras, RS Urip Sumoharjo.

Kelima RS ini bekerjasama dengan BPJS KC Bandar Lampung.

"Sudah ada satu dari lima RS itu yang telah habis akreditasinya pada 2 Februari 2019 dan harus diurus akreditasinya," kata mantan Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Unila ini.

Empat RS lainnya baru akhir tahun ini akreditasinya kadaluwarsa.

Asep mengaku telah mewarning pimpinan kelima RS untuk mengurus akreditasinya.

Menurut Asep, perpanjangan akreditasi untuk mengantisipasi terputusnya kemitraan dengan pihak BPJS.

• Rumah Sakit Imanuel Lampung Tak Lagi Layani Pasien BPJS Kesehatan, Ini Penyebabnya

Dirinya mengimbau kepada seluruh pimpinan untuk bergerak dalam mempersiapkan reakreditasi.

"Aturannya seharusnya lebih dari enam bulan sebelum akreditasi habis sudah mempersiapkan untuk perpanjangan. Kalau lewat masa berlakunya itu berisiko tak akan bisa lagi kerjasama dengan BPJS," paparnya.

RS Immanuel habis masa akreditasi pada 2 Februari 2019, RSUDAM 20 November 2019, RS DKT 18 Desember 2019.

RS Bumi Waras habis masa akreditasinya pada 7 Desember 2019 dan RS Urip Sumoharjo pada 3 Oktober 2019.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)